Kucingmu Sayang Temanku Malang

Hari ini gue syok, mendengar temen gue ga akur alias rada berantem gara-gara seekor kucing. Temen gue itu bukan temen satu kontrakan tapi mereka adalah teman yang selalu ikut turnamen pes kalo ditempat gue sedang ngadain turnamen dan mereka selalu pulang dengan keadaan tangan kosong alias kalah . tapi kadang mereka pernah menang juga sih, pada saat yang maen cuman mereka berdua.
Sungguh konyol dan sangat lucu sekali seekor kucing dapat merusak tali persahabatan anak adam yang sudah terjalin sejak duduk dibangku SMA dulu. Mungkin kalo mereka sedang pacaran mereka sudah dalam fase nikahnya saja. Sayangnya mereka adalah sesama jenis. Yah ini semua gara-gara kucing.
Mungkin jika kalian belum mengenal teman gue yang satu ini kalian ga akan ngerti apa yang gue omongin. Inisial temen gue yang pertama adalah Y dan yang satunya lagi adalah D. Gue jelasin yang inisialnya Y dulu . dia ini namanya Yudha A.W . dia orangnya baik hati dan begitu penyayang. Bukan cuman sama sesama jenis. Tapi ke lain jenis juga dia sayang. Kemudian yang inisialnya D itu namanya Dhimas , dia orangnya sangat berpengalaman tentang segala hal . dulunya dia adalah ketua PMR dan selalu mempunyai wajah yang datar, biarpun begitu Y dan D ini sangat cocok satu sama lain. Mungkin karena Y ini memiliki zodiak gemini dan si D memiliki zodiak Aries.


Mereka tentunya berada dalam satu kontrakan dan  mungkin sering menghabiskan waktu bersama. Y adalah orang yang baik dan pandai memasak. Oleh karena itu di kontrakan mereka si Y selalu menjadi orang yang selalu menjadi koki yang baik. Ga sembarangan loh yang dimasakan oleh si Y ini, semuanya enak-enak dan lezat. Pada suatu ketika si Y pulang duluan dan meninggalkan mereka semua  . Alhasil mereka sangat terpukul dan sedih karena orang yang selalu memberi mereka makan itu pergi. Itulah si Y dengan segala kelebihannya.
Nah kan gue tadi bilang kalo si Y ini baik banget termasuk sama jenis mahluk lain (baca: binatang) . nah suatu ketika dia itu di bilang sama temennya:
            “yud ini ada kucing persia “
            “serius ?” kata yudha dengan wajah serius.
            “iyaa”jawab kalem si D.
            “gue rawat yaah , gue janji.. ga bakal ngecewain kalian” pasang muka binar-binar kaya kucing pengen makan.
Bisa lu bayangin seorang Y adalah orang yang baik hati dan diberi seekor kucing . nah ternyata temen yang ngasih kucing itu sebenernya itu kucing dapet nemu dan bukan kucing persia . yah kalo asal ngomong mah itu kucing garong lah gitu. Haha.... hebat banget kan , seorang yang baik hari dikasih omong-omong kaya gitu percaya aja dan nurut.
Kemudian hari terus berlalu dan kucing itu dia rawat . dengan penuh kasih sayang dan penuh cinta kasih kucing itu pun tumbuh dengan baik . sangat beruntung nya kucing itu bisa dapat orang yang sayang sama dia dan sangat peduli sama dia. Banyak kucing yang lahir tanpa ayah sementara itu dia adalah seekor kucing yang memiliki ayah walaupun bukan dari jenisnya tapi dia itu gue katan sangat beruntung.
Setelah hidup dengan keluarga baru kucing ini sekarang sudah dewasa dan dapat hidup dengan mandiri , sampai suatu ketika terjadi bencana karena kebodohan dari kucing itu.
Kejadian itu bermula ketika si Y hendak menitipkan kucing kesayangannya kepada di D. Iya dititipkan karena takut terjadi sesuatu dengan si kucing itu. Barang kali aja dia jalan dengan kucing tetangga yang tidak memiliki asal usul yang jelas atau dia backsreetan dengan kucing anggora teman , iya kan ? siapa yang tau. Mungkin itu yang si Y pikirin yang akan terjadi di pada kucingnya itu.
Kemudian dititipkannyalah kucingnya ini, si D yang ga tega nolak si Y akhirnya menerima dengan senang hati.
Dan kemudian dimulailah bencana itu, saat ditinggal ternyata kucing itu berak dikasur milik si D dan bisa dibayangkan “tai” seekor kucing walaupun sudah dirawat dengan kasih sayang apapun pasti bau. Kalo menurut gue si D ini setelah mencium baunya dan menemukan sumber baunya langsung itu langsung pingsan .
Dia pun bercerita kepada si Y tentang apa yang terjadi antara si D dan si kucing kesayangnya itu. Sebenernya seisi kontrakan sudah kesal dengan tingkah laku si Y yang sayang banget sama kucing itu. Mungkin mereka cemburu sosial dengan kucing itu, karena dia lebih memilih kucing dari pada temannya.
Tapi entah karena sudah mengasuh kucing itu dari kecil atau karena apa dia lebih memilih kucing. Karena itulah seisi kontrakan jengkel dengan si Y ini dan retaklah hubungan antara si Y dan si D.
            Bersambung...........


Komentar

Postingan Populer