Sebuah dilema dimasyarakat “Bajakan ” atau “Asli” ?
Sebuah dilema dimasyarakat “Bajakan ” atau “Asli” ?
Tahun 2012 ini adalah tahun dimana semua orang termasuk saya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya dunia pembajakan. Suatu karya orang lain dengan sengaja atau tanpa sengaja menyalagunakan tanpa sepengatahuan dan ijin dari yang menciptakan , yah itu menurut saya adalah arti dari pembajakan. Mulai dari media cekat, elektronik , dan yang lainnya sudah sering di bajak oleh para pembajak.
Ada dua permasalahan dari kasus pembajakan disini. Pertama dari sisi sang pencipta dan yang kedua dari sisi konsumen atau yang sering membajak.dalam tulisan saya yang satu ini , saya akan berfokuskan pada dilema dari masyarakat yang harus mengkonsusmsi barang bajakan yang dikatakan oleh para pembuat sebagai barang terlarang dan barang tidak patut untuk di konsumsi.
Banyak alasan dimasyarakat mengapa mereka membeli barang-barag bajakan . Pertama , jumlah pendapatan mereka tidak mencukupi untuk membeli lisensi barang yang asli. Kedua mahalnya harga produk dari barang-barang asli, tidak seperti barang-barang bajakan yang relatif terjangkau . Tiga , susahnya mendapatkan barang-barang produk asli menyebabkan mesyarakat lebih memilih produk bajakan.
Mungkin akan lebih bijaksana bila produk asli dijual dengan harga terjangkau untuk kalangan tertentu agar mereka dapat merasakan dan menikmati rasanya menggunakan barang asli.
“Membeli barang bajakan bagi mereka bukanlah sebuah pilihan “


Komentar