Day 13 : 8 Maret 2014

8 Maret 2014 adalah hari yang spesial bagi orang yang spesial buat gw. Tanggal ini menjadi sejarah lahirnya hari baru yang lebih indah dan jauh lebih indah . Bulan ini adalah bulan yang sangat tenang dan menenangkan dan akan tetap seperti itu untuk selamanya . Tahun ini akan menjadi tahun yang sangat panjang dan akan sangat ringan untuk di lalui. Yah ... tanggal itu , bulan itu , tahun itu paman gw menikah .

Siapa sih yang gak bahagia kalao denger kabar ada yang menikah , termasuk gw sebagai seorang yang mungkin bisa dibilang hanyalah gw. Dan gw bela-belain pergi ke suatu tempat yang jauh di sana untuk melihat dengan mata kepala gw sendiri hikmatnya perayaan pernikaan paman gw yang satu ini.

Nah , sebut saja mamang . gw sih biasa manggil dia kaya gitu . gak jauh beda umurnya dengan gw dan dulu pas masih TK , SD sering banget maen bareng, makan bareng , bahkan mandi bareng (pas TK).

Sekarang gw masih dengan ke gw-annya dan dia udah tumbuh menjadi lelaki  dewasa yang siap mengarungi bahtera rumah tangga. Sudah menjadi laki-laki sejati yang seutuhnya dan penuh tanggung jawab .

Agak iri dikit sih , tapi itu wajar . gw yang dulu sering maen bareng sekarang ditinggal-in begitu aja . tapi gw juga tetep berusaha dengan sepenuh hati biar bisa mengejar apa yang ketinggalan.

Di perayaan itu , gw memakai dandanan yang agak aneh . pada dasarnya gw gak suka dengan perintah ibu gw yang menyuruh gw untuk memakai pakaian adat jawa dulu . walaupun dengan sedikit hiasan yang penuh rupa . bukannya kenapa-kenapa sih , tapi itu agak norak (warnanya). Tapi , karena ini adalah moment yang sangat spesial buat paman gw , akhirnya gw putusin untuk memakai pakaian itu .

Prosesi yang pertama itu tempatnya di Masjid, tempatnya agak jauh dari rumah paman gw . jadi kita rombongan menggunakan mobil buat sampai di tempat tujuan. Bisa dibayangkan kan rombongan yang begitu banyaknya memakai jalur jalan raya. Nah untuk menghindari arus macet , kita meminjam jasa satuan lalu lintas . iyups kita memakai pak polisi dan dia mengawal kita dengan santainya. Lalu lintas yang macet dapat dilewati dengan begitu cepatnya .

Di dalam masjid itu prosesi yang sangat sakral berlangsung .
Di ucapkannya ijab dan kobul oleh pasangan ini berlangsung hikmat dan lancar . tidak ada salah kata atau salah penyebutan dari apa yang gw liat di sana.

Ceramah – ceramah kecil-kecilan mewarnai acara tersebut setelah ijab kabul yang pastinya isi dari ceramah itu adalah memberikan motivasi dan amanah kepada pasangan baru ini . banyak harapan-harapan yang di terucap dan gw hanya bisa mengamini.


Dokumentasi Penulis, Sebelum berangkat

Dokumentasi Penulis, sebelum berangkat

Dokumentasi Penulis, di luar masjid

Dokumentasi Penulis, didalam masjid

Dokumentasi Penulis,  resepsi adat sunda

Dokumentasi Penulis, di -___-"




Komentar

Postingan Populer