Day 15 : Paradigma Hiburan dan Menghibur

Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak dan memiliki index kebahagiaan yang rendah . index kebahagiaan adalah prosentasi penduduk di dunia yang memiliki kehidupan yang tidak sedih , bahagia dan selalu bersyukur (anggapan pribadi). tapi entahlah di website itu, dasar parameternya apa menjelaskan bahwa indonesia berada di level rendah mengenai index kebahagiaan.

ilustrasi bahagia

Imbas dari rendahnya index kebahagiaan tersebut adalah masyarakat sekarang haus akan hiburan yang bisa megurangi rasa galau, gundah, murung, dan apapun itu yang jelas agar bisa bahagia (walaupun hanya sesaat). Wajar aja sih kalau ada orang yang gak bahagia mencari setitik pencerahan biar gak suntuk. Mahasiswa aja mood-mood-an dan seringnya keluyuran biar good mood. Nah begitu juga dengan masyarakat indonesia.
Masyarakat indonesia itu kalau udah bicara soal hiburan mereka cenderung pragmatis dan ikut-ikutan. Mereka hanya mencari hiburan yang bisa menghibur diri mereka sendiri tanpa melihat apa dampaknya apa manfaatnya (selain mengibur diri) dan yang lainnya . parameter mereka mencari hiburan hanya berpaku pada itu lucu, bagus dan mereka nikmati.

Imbasnya banyak acara-acara hiburan di stasiun televisi (khususnya swata) yang menayangkan tontonan yang menurut saya pribadi adalah sebuah tontonan yang gak layak untuk di jadikan hiburan. Memang sih maksud dari para pembuat acara di televisi tujuannya baik , untuk menghibur masyarakat indonesia yang haus akan hiburan. tapi , apa cuman itu yang bisa di lakuin ? “hanya memikirkan satu langkah ke depan tanpa memikirkan dua, tiga langkah kemudian harus bagaimana ? “ . paradigma acara hiburan sekarang memang seperti itu .
ilustrasi acara tv

Kita lihat saja acara televisi yang menurut saya itu adalah acara yang hanya menayangkan hiburan semata dan membius masyarakat dengan ilusi bahagia sesaat. #YKS yang ditayangkan di TransTV menjadi acara hiburan yang fenomenal dengan perubahan konsep acara . Acara tersebut dimulai pada saat bulan ramadhan dan nama YKS sendiri sama sekali berbeda dengan yang sekarang . sungguh kecewa berat dengan stasiun televisi ini, dulu acara di TransTv banyak yang mengisnpirasi dan membuka cakrawala pengetahuan, tapi sekarang hanya sebuah stasiun televisi yang hanya memikirkan keuntungan . walaupun begitu transTv masih ada acara yang menginspirasi , sayangnya hanya sedikit tidak sebanyak dulu .

Dilematika dari menjadi penonton dan menjadi tim kreatif dari stasiun televisi adalah ketika kita menjadi masyarakat jelata yang haus akan hiburan maka ia akan berfokus pada pemuas dahaga dari kejenuhan hidupnya . begitu juga sebaliknya dari tim kreatif televisi , menjadi seorang profesional yang dituntuk bisa memenuhi target-target perusahaan membuat sebagian dari tim kreatif tidak bisa berfikir untuk membuat langkah besar. Sebagian mereka hanya mengambil setengah langkah atau bahkan mundur satu langkah.
Harapan saya sendiri sebagai rakyat jelata yang sudah melek dengan acara-acara yang menurut saya itu menginspirasi dan mendidik adalah kesadaran dari masyakat dan tim kreative. Kedua stekholder dari acara hiburan di tanah air tersebut adalah saling berhubungan dan saling membutuhkan. Jadilah masyarakat yang cerdik dan pandai dalam memilih dan memilah acara hiburan walaupun kita sendiri tahu bahwa kondisinya masyarakat kita memiliki index kebahagiaan yang rendah . kemudian jadilah tim kreative yang mendidik dan menginspirasi dan membuka cakrawala pengetahuan dari rakyat kita yang haus akan hiburan .

Sumber :
sumber gambar : google.com



Komentar

Postingan Populer