Bye~~ April ^_^










































Mei, bulan yang istimewa mendekati moment yang sangat istimewa dan tak terlupakan bersama dengan orang-orang yang kita cinta. Tapi sebelum kita beranjak ke bulan yang istimewa ini sungguh sangat amat begitu bersyukurnya bila kita mengingat ingat kembali apa yang telah kita dapatkan dan pelajari selama sebulan belakang, yah bulan April.


April juga bulan istimewa, terkususkan untuk gw pribadi. Dibulan ini gw mengalami proses yang hanya terjadi selama satu tahun dan kebanyakan orang alay dan orang “bodoh” banyak yang memperingatinya dengan bergitu hura dan ria. Entah apa yang ada dipemikiran mereka tapi perayaan ulang tahun sepertinya menjadi obat pemanis dalam kehibupan mereka mengingat sisa umur mereka sudah semakin menipis. Bagi gw pribadi, ulang tahun hanya sebatas proses penuaan yang itu pasti terjadi pada insan yang ada di dunia ini, bahkan bukan hanya insan manusia yang mengalami proses penuaan, tapi semua mahluk yang bernyawa pasti mengalami proses penuaan.

Lantas apa yang gw harap dari pengulangan dari lahir gw atau ualang tahun gw? Gak terlalu banyak apa yang gw bisa minta dari diri pribadi gw yang kadang banyak salah. Apa yang gw harapkan mungkin apa yang orang tua gw selalu minta dari gw kelak dikemudian hari. Gw selalu berharap bisa jadi kebanggaan untuk orang tua gw dan untuk adik-adik gw. Bukan karena idealisme dari kebanyakan anak pertama, tapi karena gw merasa kalau seorang kakak yang gak bisa jadi contoh yang baik untuk adik-adiknya mending gak usah jadi kakak, atau gak usah deh ada di keluarga itu. Oleh karena itu hanya satu hal yang gw bisa minta dari diri gw ketika gw mengulang hari itu, gw harap gw bisa jadi manusia yang dewasa.

Tapi, untuk sekarang, masih sangat jauh dari apa yang gw bisa lakuin untuk diri gw. Terlalu banyak meminta juga gak baik kan ? walaupun yang meminta itu diri gw sendiri. Mungkin sekarang yang bisa dilakuin itu belajar dan memantaskan diri gw sebelum gw minta hal yang macem-macem dari diri gw pribadi.
Mungkin itu hanya sekedar ilusi unek-unek yang ada di kepala gw yang gak bisa gw perbuat.
Kembali lagi ke bulan April, begitu banyak pembelajaran yang gw dapet dari bulan april ini. Bisa dijadikan semangat jiwa untuk memperbaiki diri dan bisa juga untuk mengkoreksi diri dari gw. Yang pertama hal yang gw pelajarin di bulan april ini adalah


Care yang Tak Tersampaikan

Cara atau peduli menurut gw itu wajar dan mungkin untuk manusia yang memiliki hati dan perasaan, rasa cara itu adalah cara kita menyampaikannya. Tapi gak harus kepada orang yang kita sayang atau orang kita cinta like pacar atau istri atau suami. Rasa cara juga harus ada diantara hubungan pertemanan dan persahabatan.
Tapi dibalik manisnya sebuah kata “care” bila tidak dimanage dan tidak di bicarakan dengan orang yang dimaksudkan akan jadi bumerang yang aneh. kenapa aneh, karena kita melempar sesuatu yang manis dan ketika sesuatu itu kembali akan terasa pahit. Mungkin itu gambaran gw yang dimaksud bumerang pahit.
Salah satu hal yang gw bisa ambil hikmah dari cara care seseorang terhadap temanya akan jadi hal yang aneh dan memilukan ketika kita hanya melakukan hal yang kita anggap itu benar. Kita melakukan berlandaskan rasa care tapi kita melakukannya dengan ego kita. Dan itu akan jadi masalah. Dan itulah yang gw dapat pelajari.
Penyelesaian dari masalah ini adalah komunikasi yang baik dan tidak langsung mengambil tindakan yang menurut kita paling benar dan benar. “Kebenaran sejati hanya Tuhan yang punya tapi Kebaikan adalah Universal” – 2014 mba Wardah.

            Sebagian mengingnkan Profesionalisme, Sebagian menginginkan Kekeluargaan
            Semangat bekarjasama membuat kita merasa nyaman dengan kondisi apapun. Semangat itu pula yang menjadian landasan kita saling bahu membahu membuat sesuatu hal menjadi sempurna.

            Gw percaya, kalau manusia yang ada di dunia ini terlahir sebagai pelangkap dari manusia-manusia yang lain. Pelangkap dalam segala hal, terlepas dari pelangkap hidup. Dan gw juga percaya kalau semua orang didunia ini gak bisa menjadi manusia tanpa adanya bantuan dari manusia yang lain.

            Landasan salaing membutuhkan satu sama lain, dan orang lainpun merasakan hal yang sama membuat mereka melakukan apa yang disebut kerja tim atau team work. Bukan istilah baru atau kalu asing dengan istilah itu pasti kita pernah melakukannya. Inti dari team work adalah bahu membahu.

            Karena effektivenya sebuah proses bila dilaksanakan bersama-sama, maka dari itu banyak yang mengaplikasikannya dalam berbagai instansi maupun lembaga. Perbedaan dari tempat mana yang mengaplikasikannya adalah sebuah landasan diatas landasan. Landasan yang pertama tadi adalah sebuah proses team work dan landasan berikutnya adalah ideologi. Pada dasarnya ideologi tersebut dibuat untuk membuat suatu proses team work berjalan lancar tanpa adanya kendala. Tapi dilain sisi menurut sebagian orang landasan tersebut tidak seperti apa yang dinginkan atau bahkan bertentangan dengan landasan team work.
“sebagian mengingkan prosesionalisme dan sebagian lagi mengingkan kekeluargaan”
Dan apa yang gw pelajarin dari sebulan ini di bulan april adalah ketika kita belum sepakat landasan mana yang kita buat apakah itu profesionalisme ataupun kekeluargaan janganlah menghakimi diri sendiri kalau kita malakukan landasan itu. Rasa bersalah dan rasa tidak nyamanlah yang akan menjadi dampak dari tindakan bodoh kita itu.



          Bicaralah Karena kita tak bisa mengerti isi hati kita
            Kutipan yang selalu gw inget ketika kecil selalu liat film kartun, sebut saja gundam. Anime Robot yang mengajarkan banyak hal walaupun gw baru sadar sekarang. Kutipan itu
“Cobalah saling mengerti, Cobalah saling mengerti tentang Dia, Kamu dan Mereka, maka Perang ini tidak akan terjadi”

            Hal yang banyak orang lakukan, termasuk gw adalah mengeluhkan suatu hal tapi hanya bisa menjadi inventaris pribadi. Walaupun keluhannya itu sepeleh baik itu tetuju pada sebuah objek ataupun pada sebuah proses tapi ketika itu tidak di sampaikan ke yang bersangkutan akan jadi masalah, entah itu besok atau dikemudian hari.
Ketika kita tidak bicara, ketika hanya diam, ketika kita hanya mengeluh dan ketika semua itu tidak terucap sampai matipun tidak akan pernah merubah apapun.- Robi,2014.
            Hakekat manusia sebagai insan adalah dia yang selalu lupa, namun masih banyak sifat yang harus diperbaiki selain sebagai insan, Jujur terhadap diri sendiri dan orang lain. Dan pelajaran itu datang ketika kita melakukan sebuah kesalahan.

Masih banyak lagi pelajaran yang telah didapatkan di bulan April ini, mulai dari hal-hal yang sepeleh sampai hal yang gak penting. tapi ketika kita diam sejenak dan melihat dampak apa yang terjadi, pasti ada hal bisa dijadikan perlajaran. Gw selalu percaya pada sifat asli manusia, pembelajar unggul yang akan terus belajar hingga ia mati. Proses belajar manusia adalah hal yang dianggap wajar, mengingat manusia belum sempurna secara sifat terlepas dari dia selalu sempurna karena Tuhan Maha Pencipta. Dan apapun yang telah ia dapat dari proses itu hal yang paling penting adalah ia tidak mengulangi kesalahan untuk yang ketiga kalinya. dan gw sampaikan selamat jalan untuk bulan April, terima kasih untuk pembelajarannya dan Sampai ketemu tahun depan. 




Komentar

Postingan Populer