Leadership ?




Jika kita berbicara tentang leadership, mungkin tema ini lagi nge-trand untuk kalangan anak muda khususnya 
yang aktif di organisasi kampus. Tema yang sampai sekarang masih jadi perbicncangan yang gak akan ada habisnya.

Apa sih sebenernya leadership itu ?

Kita tahu, kita paham tentang arti sebuah kata leadership tapi kita tidak tahu itu leadership. Yah mungkin itu namanya tidak tahu dan tidak paham.

Sedikit share aja tentang leadership, tadi gw habis dapet kelas inspiratif yang dari awal sampai akhir bahas abies tentang leadership. Dan mungkin agar ilmu yang gw dapetin tadi bermanfaat ada baiknya gw share lewat tulisan ini.

Mungkin untuk sebagian orang, leadership itu sebuah kata yang sangat angker, susah untuk dijalani, dan mustahil untuk dilakukan. Tapi, gak seserem itu kok sebuah leader.

Kalo menurut bahasa sederhana, leader itu adalah sebuah pemimpin. Maka leadership adalah sebuah sifat dari pemimpin. Yah minimal pasti orang-orang sudah siap menjadi leader minimal untuk memimpin dirinya sendiri.

Gak seseram apa yang ada di anggapan orang-orang awam itu kok apa itu leadership. Leadership itu sesederhana “Kalian punya ide, kalian sampaikan gagasan itu, kalian punya pengikut, dan kalian bisa menjalankan gagasan kalian untuk pengikut kalian”. Dan hal terpenting dari sebuah leadership dan gak boleh ada adalah sebuah pengikut atau follower. Tanpa adanya follower kalian belum bisa dikatan sebuah leaderwalaupun tadi kalian punya diri kalian sendiri sebagai follower sejati kalian.
Lalu, apa sih pentingnya kita kenapa harus tahu dan harus paham tentang leadership ?

Kalo dari pemahaman gw, seorang leader itu bisa menciptakan sebuah “DAMPAK”. Dampak yang gak bisa di timbulkan dari seorang follower. Yah, ibarat sebuah kereta, leader adalah lokomotif kepala dan tentu kalau ada di depan maka bisa menciptakan arah kemana ia akan pergi. Kita mempunyai gagasan, kita mempunyai ide cemerlang, dan kita mempunyai follower yang setia mengikuti.

Sebagai contoh, Soerang Pemimpin melakukan tindakan yang kita anggap itu “cool”. Misalkan kita ambil contoh pak ESBEYE mengambil sampah di tengah jalan, dan dimuat di media. Maka orang-orang yang ada di seluruh indonesia akan mengikuti apa yang ia lakukan. Beda halnya dengan kita yang melakukan hal tersebut. Media lokal saja malas untuk memuat berita tentang kita, tapi ketika seorang leader melakukan hal yang kita anggap itu “cool” maka akan menjadi hal yang diikuti oleh orang-orang.


Komentar

Postingan Populer