Pict And Quote



Desca In the Sea -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01
“Ketika kalian berfikir dan masih berfikir bahwa , laut adalah tempat yang asing, tempat yang hanya bisa di jamahi oleh ikan – ikan kecil, tempat yang hanya bisa jadikan lamunan, dan kalian masih tetap saja berfikir – kami sudah menjelajahinya, menyelaminya, menyatu dengan alam bawah yang mungkin ikan – ikan akan kaget dan menjahui ketika kami datang ke alamnya. Keterbatasan kami dalam bersikao di alammu, tak menyulutkan niat kami untuk hanya sekedar menikmati keindahan alam ciptaanmu. Yah alam bawah laut yang mungkin hanya ada ikan kecil dan kami membuatnya menjadi tempat yang asik untuk di arungi.” – Robi, 2014 .

Anak Ajaib -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01


Sungguh ajaib anak – anak yang ada di daerah bacan, betapa tidak, ketika anak – anak jaman sekarang sudah terkontaminasi dengan teknologi dan melupakan keceriaan bermain bersama teman, melupakan indahnya alam, dan lupa bagaimana caranya bermain petak umpet – anak ini bermain dialam tanpa rasa takut akan tersesat dan terpisah dari ibu bapaknya. Rasa ingin tahu yang tinggi menjadi landasan yang ideal baginya. Dan alangkah bahagianya anak ini, ketika rasa penasarannya terpuaskan dengan keindahan alam yang ia tapaki, susuri dan jelajahi dengan kakinya sendiri.

SD Peduli Bangsa -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01

Ketika virus individualisme , egoisme, pesimistis, menjadi pragmatis di kalangan anak – anak perkotaan – Tidak, Tapi tidak untuk ada di sini. Saling percaya antar teman, saling menghargai antar sahabat, dan keakraban antara aku dan mereka mengalir begitu saja, yah berbeda dengan apa yang ada di perkotaan.

Kaki dan Pantai -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01

Selalu ada perbedaan diantara kita, selalu ada perdebatan diantara kita , dan itu adalah hal yang simple untuk dimengerti, satu alasan, yah karena kita semua berbeda. Perbedaan adalah hal yang indah yang ada di dunia ini, perbedaan diantara kita memebrikan variasi warana yang membuat kita tak bosan untuk melihatnya, perbedaan diantara kita membuat kita bisa melihat sesuatu yang baru yang tidak terdapat dalam diri kita, perbedaan diantara kita adalah anugrah yang tuhan berikan untuk hambanya.

VonEmster in the sky -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01
Bebas -  rasa yang sungguh sangat ingin dimiliki oleh semua orang di dunia ini. Dan di sini, di tempat ini, waktu itu, kami begitu bebas menikmati kemegahan , keindahan, keagungan, alam ciptaannya.

Piala Dunia dan Bacan -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01
Piala dunia, pagelaran akbar yang dirayakan oleh semua lini masyarakat didunia, begitu juga apa yang telah kami lihat di Bacan – obi ketika itu, ketika takdir mengatakan Jerman menjadi Juara piala dunia 2014 ini, dan mereka membaur, menyatu dalam hiruk – pikuk pagi buta di bacan dengan suara gemuruh dari motor – motor. Yah ... perayaan kemenangan Jerman.

Kucing -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01


Tak hanya menyatu dengan masyarakat sekitar Obi – bacan , Alam dan ciptaanNya yang lainpun kami dekati. Sungguh amat luas, sungguh amat megah, sungguh amat sempurnah ciptaanNya. Bahkan kucing yang ada di tengah jalan tak luput kami sapa.

Hutan Karet Bacan -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01

Ketika alam lebih dekat dengan kita, ketika kita mencium aroma pepohanan yang begitu dekat, ketika didepan mata kita hanya ada pepohonan , ketika tubuh kita bersandar pada batang pohon besar yang entah itu umurnya berapa abad, saat itulah kami merasa paling bahagia karena kami masih dapat merasakan keindahan alam tuhan ciptakan – untuk kita.

Sir Fadil by Run -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01

Berlari bukanlah persoalan yang mudah, butuh lebih banyak energi untuk dapat melakukannya, butuh keberanian untuk melakukannya, butuh keberanian untuk melupakan posisi sekarang dan memfokuskan visi misi untuk melihat kedepan, dan ketika semua sudah siap – dan – berlalrilah .
Bukan dari masalah, bukan juga berlari ke masalah baru, tapi kita berlari mengejar angan, harapan, cita – cita dan kebahagiaan yang kita dambakan.

Awan in the Forest -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01

Bersandar pada bahu orang lain kadang kita butuhkan, kadang kita merasa berada di posisi paling lemah yang pernah kita alami, ketika itu kaki kita tidak sanggup menompang beban dari tubuh kita, mata kita tak sanggup melihat depan, tangan kita tak sanggup melambai dan itulah kita. Dan bersandar adalah pilihan kita yang paling tepat, bukan hanya kepada teman, kepada sahabat, tapi kepada tuhan.

Nyetrika  -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01 

Melakukan pekerjaan yang tidak kita pamahi, tidak kita mengerti adalah sesuatu hal yang sangat menyebalkan. Satu sisi kita harus mengerjakannya dan di sisi lain kita lah yang membuat hambatan itu karena tidak faham dengan semuanya. Butuh enegri aktivasi yang sangat tinggi untuk bisa memulainya, dan untuk bisa melakukan hal itu dengan sederhana tanpa ada rasa jengkel, hal yang harus dikesampingkan adalah rasa ego bahwa kitalah yang paling bisa. Merendah mencoba memahaminya dari awal, bertanya pada sesorang yang kita anggap dia dibidangnya, akan membuat kita menjadi merasa nyaman.


Ayah dan anak -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01
Ayah , sososk yang begitu dekat dengan anaknya, sosok pelindung bagi dirinya, sosok yang menjadi panutan baginya, sosok yang sangat menyayanginya. Dialah satu – satunya mahluk di dunia ini yang begi sempurna dimatanya, yang membuat anaknya merasa jauh lebih nyaman bahkan sangat nyaman, ketika dekat denganya.

Frienship -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01 

Mencurahkan isi hati , mengungkapkan kegelisahan, mengatakan kebenaran hati, meluapkan rasa, dan bersandar di bahunya. Hal yang kadang kita anggap begitu sepeleh, tapi itulah hal yang membuat kita merasa jauh lebih nyaman.
Sosok yang bisa menjadi sandaran saat semuanya menjadi lebih berat adalah orang yang selalu ada di samping kita. Siapapun itu, tapi dialah sosok yang pas disaat seperti itu.

Lautan bacan -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01

Sungguh luas – lautan ini sangat luas. Hamparan warana biru, putih, unggu membuatnya tampak lebih indah dan itu memang indah. Mungkin kenangan dan lautan tidak jauh beda, luasnya lautan dan sejuta kenangan kita dimasa lalu tidak jauh berbeda. Tapi luasnya lautan mengajari kita tentang kerendahan hati, tentang mawas diri, dan tentang kecilnya kita. sedangkan kenangan adalah hal yang membuat kita belajar tentang diri kita, tentang bagaimana kita mengenal diri kita lebih dan lebih jauh lagi.

Pekok , Lautan -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01

Cobalah sekali, dua kali kalian bermain ke sini, ketempat ini, dan coba renungkan satu hal kecil ini. “Siapakah Kalian ?” . hal kecil, tapi ketika kalian bermain di tempat ini, kalian akan belajar memaknai satu hal kecil yang membuat kalian bisa menjadi sosok yang besar.

Kaian , Obi -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01

Anugrah apa yang aku dapatkan dari tempat ini, yah ketika kita bisa bersama , melakukan satu hal dan kita lakukan bersama – sama , membuat mimpi dan mewujudkannya bersama , dan kita semua tersenyum karena kita bisa. Sederhana, yah memang sederhana, tapi itu adalah anugrah yang sangat indah bagiku.

Good dan Best People  -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01

Ada pepatah bilang “Ketika kalian berteman dengan penjual parfum maka kalian akan wangi, dan ketika kalian berteman dengan tabib maka kalian akan sehat” . Dan ketika aku berada dengan orang – orang hebat ini, bukanlah aku menjadi hebat, tapi kita adalah satu kesatuan yang membuat hal – hal kecil menjadi hebat dan lebih hebat.

Mrs. Irma's House-  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01
Memberikan pemahaman, memberikan mana yang salah dan mana yang benar begitu sederhana tapi tidak semua orang bisa melakukan hal itu.


Walking in the sky -  Foto, Tim Dokumenter KKN MLU01
Jalan ini, Jalan itu, dan jalan yang lain yang kau pilih adalah jalan kalian. Tapi jalan kita adalah jalan yang kami tapaki bersama, jelajahi bersama, dan kita susuri bersama. Mungkin jalanmu dan jalan yang sama, tapi garis finish yang kita pilih tentu berbeda. Garis finish yang kita pilih adalah garis finish yang tdak ada ujung. Membuat kita berjalan bersama selamanya, membuat kisah ini abadi.





Komentar

Postingan Populer