unyunya gigiku
Agustus 2011 menjadi break event
point bagi aku pribadi, hari bahagia
dimana saya masuk menjadi salah satu mahasiswa di salah satu universitas
terbaik di Indonesia harus di nodai dengan aksiden yang membuat merubah pribadi
saya. Hari itu , ketika aku hendak mendaftar ulang, travel yang saya kendarai
mengalami kecelakaan tunggal yang cukup parah. Mobil travel yang aku naiki
menabrak trotoar di pinggir jalan, mobil bagian depan pengok , kaca kepan pun
ikut pengok. Kejadian itu berlangsung di pagi hari, mungkin supirnya mengantuk.
Tapi, syukur Allhamdulilah tidak ada korban jiwa. Hanya saja aku dan ibukulah
yang menjadi korban. Saat kejadian itu berlangsung , aku sedang tidak sadarkan
diri, rasa kantuk tak tertahan membuat aku tertidur pulas saat insiden itu.
Ibuku mengalami pendaraan kecil dibagian mulutnya , dan aku , kejadian inilah
yang membuat aku mengalami break event
point. Gigiku patah satu, lebih
tepatnya gigi depanku.
Kejadian ini membuat gigiku tumbang satu, entah apa yang terjadi
kemudian aku tak berfikir apa – apa setelah kejadian itu. Hanya mengucap syukur
kepada tuhan bahwa kami masih selamat dan dapat melanjutkan kembali
perjalanannya. Bahkan aku sampai mendokumentasikan kejadian itu ke dalam
tulisan blog pribadiku (http://robihiday-at.blogspot.com/2013/11/gigi-seriku-sayang-gigiku-malang-i.html)
Akhirnya, setelah beberapa tahun berlalu setelah kejadian itu aku
bertanya kepada dokter gigi, ketika itu sedang ada pameran pendidikan di Graha
Sabha Permana di UGM. Aku bertanya kenapa gigiku bisa hilang dan bagaimana cara
untuk membuatnya kembali.
Dan yang dokter itu paparkan
adalah , pertama gigi akan kuat bila kita terus merawatnya tentu saja caranya
dengan rajin menyikat gigi secara teratur, tidak makan makanan yang mengundang
gigi berlubang dan rajin mengkonsumsi kalsium. Kedua, tidak ada cara lain untuk
mengembalikan gigi yang telah hilang kecuali menambalnya kemudian merawatnya
atau menempelkan gigi yang telah patah tersebut.
Hari berikutnya, aku tekadkan diri untuk pergi ke dokter gigi untuk
memasang gigi baru. Gigi ini memang bukan gigi asli, tapi ini adalah untuk
menutupi apa yang telah hilang. Walaupun bukan yang asli tapi ini sangat
membantu.
Dan , gigi baru tersebut telah hadir dalam hidupku samapi saat ini. pesan
dokter gigi yang selalu aku ingat adalah kita harus rajin dalam merawat gigi.
Memang hal sepeleh kegiatan menggosok gigi setiap hari sebelum tidur, setelah
sarapan , dan setelah makan. Mungkin effect
dari menggosok gigi belum terasa
sekarang . tapi percayalah kawan, aku merasakan apa yang telah aku alami. Dulu
ketika kecil aku malas menggosok gigi, alhasil gigiku tidak kuat ketika insiden
itu terjadi. Kini aku sadar, setelah semua yang telah aku alami, dan setiap
hari sebelum tidur aku sempatkan diri untuk menggosok gigi.
Karena gigi yang sehat dan putih membuat kita tampil percaya diri dengan
senyuman kita.

Komentar