#1Day1Dream ~ MIMPI
Dunia ini emang kejam,
gw baru tau kalo ada event #1Day1Dream dari @kancutkeblenger , gw terlalu
terlena dengan dunia nyata gw yang lagi ngejer – ngejer deadline *haseeek...
aslinya mah dikejer deadline. Emang uda
telat sih, tapi gak masalah sih buat gw, yang jelas kalo ada event gini. Gw jadi
semangat buat nulis, apalagi ini eventnya diwajibin nulis tiap hari yang
temanya sama. Gw muda, gw suka tantangan, dan gw putusin buat ikutan event ini,
haha...
Okeeeey... cek dis ot
daah....
mimpi
kok mimpi, jadi mimpi
gw adalah mimpi ? iya. gw masih polos dan pemalu, gw masih berstatus sebagi
penganggur pasif yang suka minta uang buat bayar sks dan spp tiap semester,
jadi yang harus gw cita – citain yang pertama adalah mimpi. Haha.... mungkin sedikit absurd yah,.. emang.
Haha.....
jadi gini, gw yakin
semua orang punya cita – cita yang tinggi, bahkan dulu pas kita kecil sering di
doktrin oleh ibu guru TK yang unyu-unyu, kalo cita – cita kita harus setinggi
langit dan seluas samudra.
Gw sepakat dengan
perkataan ibu guru tk itu, tapi yang gw liat sekarang , kenyataan yang ada
adalah mimpi – mimpi itu hanya melambung ke atas tanpa bisa menyentuh tanah. Mungkin
ibu guru TK harus memberikan kata tambahan ketika menjelaskan defisini mimpi
kepada anak TK. Tapi yah namanya juga anak TK, gak akan ngerti , yang dia tau
balonku ada 5, ilang satu minta beli lagi.
Cita – cita gw yang
pertama adalah membebaskan mimpi – mimpi gw yang ada di benak kepala gw, di
dasar hati gw, di saku celana gw. Gw pengen impian gw itu bukan hanya sekedar
impian yang terprovokativ oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab
seperti iklan sampo dan iklan sabun mandi. Ada yang pengen jalan – jalan,
sedetik kemudian impianya berubah pengen ikutan jalan – jalan. Gw cuman pengen
mimpi – mimpi gw adalah mimpi independen yang bener – bener gw impi – impikan.
Bagi gw , semua orang
yang punya impian seperti ini, pengen kaya, pengen naik pangkat, pengen jadi ,
pengen jodoh, dan pengen masuk surga , adalah cita – cita pragmatis. Bukan murni
dari dasar hati mereka. Pertama, kekayaan hanya sebagai landasan untuk
mematikan mimpi – mimpi yang lain, setelah kaya mungkin imapan orang itu akan
jadi sempit karena dia pikir semanya sudah ada. Kedua pengen naik pangkat, naik
pangkat itu cuman bullshit, mungkin setela naik pangkat , dia pingin naik
pangkat lagi. Pengen jodoh juga sama, setelah dapet jodoh, mungkin dia pengen
jodoh dengan yang lain. Pengen masuk surga apalagi, ini cita – cita paling
mainstream.
Hahah.... gw bingung
kan jadinya mau kemana haha....
Intinya, cita – cita gw
yang pertama adalah gw pengen bermimpi. Sederhana , simple, gak mainstream, dan
gak pragmatis. Susah sih emang membuat sebuah self independensi dari sebuah
mimpi, tapi gw akan coba lewat tulisan- tulisan #1Day1Dream.
Gw sendiri gak tau
definisi dari sebuah mimpi yang independen , sederhana, simple, dan gak
pragmatis. Tapi gw coba bermimpi.

Komentar