Kereta Api yang Tidak berpri tiduran #OneShootOneStory

nb: Gambar nyusul
#oneshootonestory gw kali ini akan banyak cerita tentang bagaimana indahnya sebuah perjalanan kalau bareng-bareng sama temen-temen. Bukan hanya ada temen ngobrol, tapi elu bisa ketawa dan geli atau jijik ngeliat temen elu lol. Tanggal 29-30 sudah dijadwalkan romongan kantor harus pergi ke JKT walaupun sebenernya adalah tempat yang gw hindarin. Sebagian orang mungkin pengen ke sana mengejar cita-citanya, tapi Yogyakrata adalah tempat yang terbaek, seenggaknya itu menurut gw. Banyak deh pokoknya alasan kenapa gw gak mau ke sana. Mendingan gw keluar pulau dari pada harus ke situ. Tapi untungnya kali ini gw dan ranger yang lain hanya dua hari ke sini. Itu pun wajib acara kantor, yah Cuma seminar sih padahal. Tapi sepertinya bagus, jadi okeh deh. Pikir gw, gw juga bisa balik ke Cirebon kalau misalnya pulangnya naik kereta.

Dah itu muka dimahnya, sekarang di #oneshootonestory gw kali ini, akan gw bahas masalah transportasi yang mengantarkan kami, para ranger ke jkt. Tidak lain dan tidak bukan adalah KERATA API.

Kereta api, dalam bahasa belanda namanya sepur. Itulah kenapa orang jaman dulu manggilnya sepur bukan kereta api. Apalah arti sebuah nama sih, tapi yang jelas kereta api ini sudah bukan rahasia kalau menjadi moda transportasi yang bisa di banggakan. Bagaimana kerennya ini kereta, bukan karena cepatnya tapi karena perubahan system nya. Pertama kali gw naik kereta dari Cirebon ke Jakarta, kereta api yang gw tumpangin itu seperti metromini. Penuh, sesak, dan gak dapat tempat duduk. Udah begitu banyak pedagang asongan yang berlalu-lalang menjajakan jajanannya. Wow sekali dah pada jaman itu. Kalau tidak salah itu masih tahun 2011, dan kereta yang gw naikin itu namanya cirex, ke JKT dari Cirebon hanya 15k. kalau sekarang ? hebat deh pokoknya. Karena sudah banyak orang yang membahasnya, jadi gw gak usah bahas bagaimana hebatnya kereta api sekarang yah(alesan).Kenapa perjalanan dengan temen itu bisa asik, mungkin jawabannya disini.

Pertama, elu bisa lihat bagaimana lucunya ngeliat mereka tidur. sebuah pertanyaan besar sampai sekarang belum terjawab. Kok bisah yah orang-orang bisa tidur dikereta dengan kondisi kursi yang punya sudut 90 derajat. Tapi, para ranger sudah menjawab pertanyaan gw itu, dengan mempraktekan nya secara langsung. Kereta ekonomi punya kursi yang mempunyai sudut 90 derajat, artinya tegak lurus. Sedangkan tulang punggug kita saja gak lurus-lurus amat. Bagaimana cara mengatur posisi tulang punggung kalau sudut dari kursi kek begitu ?

Salah satu ranger pink yang gw telaah telah memperlihatkan kehebatannya dalam tidur di tempat yang extream seperti ini. Ternyata ia bisa tidur dengan posisi jauh lebih extream. Tanpa bersender di kursi, badanya kegak bak kursi yang sedang di duduki, namuan badannya tidak menyender ? wow banget dah ini cewe. Tapi biarpun punya posisi duduk yang extream, tapi matanya tetep merem kok. Gw bisa mlongo aja kalau posisi duduknya udah tegak dan ditambah mata yang mblotot tapi itu lagi tidur. Kan bisa masuk rekor dunia.

Selain posisi tidur, adalagi yang membuat gw merasa heran. Kenapa orang-orang di dalam kereta memakai masker. Padahal gak ada debu. Pertanyaan itu gw tanyaain dulu pas tahun 2013. Ketika gw naik kereta pas jaman masih kuliah. Perjalanan ke JKT memang kita memakai masker, tapi pas pulang kita gak sempet beli masker. So, betapa lucunya melihat mereka tidur tanpa memakai masker. masker punya fungsi ganda selain untuk mencegah debu-debu masuk ke hidung. Masker membantu para pengguna agar tidak terlihat mulutnya ketika tidur. Pak masker melindungi mulut dengan sangat baik. Lucu deh kalo liat orang-orang tidur gak pake masker. mulutnya gak dijaga, lol. Mungkin nyamuk-lalat-tomchat, bisa masuk ke mulut mereka. Sebagian power ranger kecuali gw memperaktekannya.

Soal posisi, gw juga ingat. Gak Cuma cewe yang butuh sandaran pundak untuk tidur di kereta. Sejatinya cowo pun butuh, biar tidurnya tetep terjaga. Sama halnya dengan para cowo yang ada di kursi sebelah gw. Seenggaknya rasisme dari gender dihilangkan kali yah selama perjalanan. Gak hanya cewe yang butuh kehangatan kalau kedinginan dibawah ac, cowo pun sama akan ngerasa kedinginan kalo AC dikereta suhunya sampe minus (mungkin AC nya bocor).

Ada yang menarik juga dari kereta, mungkin ini cuama ada di kereta ini, eh tapi dikereta yang lainnya pun mungkin ada. Tadi gw udah bahas kan bagaimana kereta ini hebat, karena gak boleh ada yang boleh naik kereta kalau gak ada tiket, alhasil pasti ada satu tempat duduk buat satu orang. Lucu kan kalau ada yang naik kereta tapi gak dapet tempat duduk. Karena orang-orang udah dapet tempat duduk semua, jadi pasti jalan di tengah itu, tempat orang berlalu lalang pasti kosong. Nah bagaimana dengan foto yang ini.
*(gambar nyusul)*
Jadi begini, gw jelasin deh isi fotonya. Ada anak-anak memakai bantal, bantal-bantal disusun di tengah jalan, ada bapak-bapak yang sepertinya bapaknya anak-anak, dan gak keliatan sih ada ibu duduk selonjoran di kursi yang sepertinya kosong. Oh iya ada juga petugas yang lagi ngasih kembalian uang dari meminjam bantal. Ada berapa hal coba yang menarik ? yah kalo dari gw sih Cuma sedikit, tapi kalau kalian punya pandangan sendiri sih yah terserah lol.

Pertama, yang menarik adalah, anak-anak mengalah demi seorang ibu yang pengen tidur di kereta.
Kedua, sosok ayah yang selalu bisa diandalkan menjaga anak-anaknya ketika sang istri mengantuk dalam perjalanan.

Ketiga, para petugas pun punya hati, mereka membiarkan anak-anak tidur dengan wajar di lantai yang sudah dilapisi dengan bantal, tidur yang gak wajar itu di kursi yang punya kemiringan 90 drajat.
Keempat, biasanya para pendekar tidur itu banyak gw liat tidur di kolong kursi. Ini malah dijalan, lol. Pasti seru kalo gak sengaja keinjek pas ada yang mau ke wc atau turun.
#oneshootonestory kali ini keknya udah deh. Intinya, perjalanan ini gak akan asik lah tanpa elu-elu bro. Tapi gw pun menikmati kesendirian dalam perjalanan, sunyi tapi penuh kehikmatan membaca, melihat sekeliling.

***

Komentar

Postingan Populer